Selamat datang di STEI Kanjeng Sepuh

Berita

Mahasiswa STEI KASSI Terima Beasiswa BMT Mandiri Sejahtera JATIM

Telah dilaksanakan acara serah terima beasiswa dari BMT Mandiri Sejahtera JATIM Pimpinan H.Ayyubi Chozin kepada 10 mahasiswa STEI KASSI. Penyerahan ini diwakili oleh Pimpinan II STEI KASSI, H. Choiruz Zaman, S.IQ., M.M., bertempat di Kantor Pimpinan STEI KASSI. Ahad (16/02/2020) Sore.

Penerima beasiswa tersebut di antaranya, Yusda Auliyah (Ekonomi Syariah), Irdatul Wardah (Perbankan Syariah), Rista Azkiyah Ayu Lestari (Perbankan Syariah), Hafidhotul Mufidah (Perbankan Syariah), Khosyatillah (Perbankan Syariah), Robiatul Adawiyah (Ekonomi Syariah), Triyas Stikoma (Perbankan Syariah), Shohifatul Wahyuni (Ekonomi Syariah), Halimatus Sadiyah (Ekonomi Syariah), dan Supriati (Ekonomi Syariah). Acara ini dihadiri oleh para pimpinan, dosen beserta staff, dan para penerima beasiswa.

“Dengan adanya beasiswa dari BMT Mandiri Sejahtera JATIM, diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya serta dapat memotivasi dirinya sendiri untuk lebih semangat lagi kuliahnya,” Papar Choiruz Zaman, Pimpinan II STEI KASSI, dalam sambutannya.

Sementara itu salah satu penerima beasiswa, Rista, mengatakan, beasiswa dari BMT Mandiri Sejahtera sangat membantu untuk biaya kuliah, tentu kedepannya kami akan lebih semangat lagi dengan kuliah kami.

 

Harapan salah satu penerima beasiswa tersebur tidak jauh beda dengan Abdul Ghofur, M.SEI., salah satu dosen Prodi Perbankan Syariah. “dengan adanya beasiswa ini diharapkan bisa membawa manfaat dan membantu mahasiswa yang kurang mampu dalam segi ekonominya sehingga bisa memacu semangat lebih mahasiswa untuk berprestasi ke depannya.”

Dalam kesempatan yang sama, Robbah Khunaifih, M.E., salah satu dosen Prodi Ekonomi Syariah mengatakan, beasiswa harus menjadi semangat dan motivasi sendiri bagi mahasiswa. “diharapkan juga mereka punya cita-cita, kelak akan menjadi tokoh-tokoh ekonom syariah yang mumpuni di bidangnya dan sebagai praktisi-praktisi yang tangguh dalam menjawab problematika ekonomi keumatan agar bangsa Indonesia ini benar-benar menjadi bangsa yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” Imbuhnya.


Bagikan :